Terserah kau mau bilang apa, bathinku.Usai kami makan minum kami pulang ke rumah. Bokepindo Singgle bath yang luas dan empuk sudah menantui tubuhku untuk direbahkan. “Ayo doooong, dimasukin ininya ke dalam anuuukuuuu….”Tanpa tunggu lama-lama lagi adikku mulai mengangkangkan kedua kakimku dan dia sudah berada di antara kedua kakiku. Setelah tiha hari pencarian, resmilah mayat jenazah suamiku dibawa ke rumah kami yang mungil dan tanpa berlama-lama dia harus dikebumikan, karena sudah berbau.Setelah dua tahun, menjanda, akui terus bangkit tak mau menghadapi kesedihanku berlama-lama. Idel dalam tinggi badannya dan bobot badannya. Luar biasa…” kataku manja membesarkan hatinya. Mau melihat bagaimana cara kerjaku, katanya. Tak lama pesawat melayang-layang di udara dn pramugaripun mulai menyorong kereta minuman dan makanan dn menawarkan kepada kami.




















